Tingkat Kebisingan Kawasan Perumahan dan Perbelanjaan Kecamatan Manggala di Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.60126/maras.v2i1.212Keywords:
Pengaruh, Volume Lalu Lintas, Kebisingan, Perumahan dan PerbelanjaanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh volume lalu lintas dengan kebisingan dengan melihat aspek fungsi bangunan di sepanjang jalan. Penelitian ini mengukur kebisingan dan pendataan volume lalu lintas pada jalan Utama di kelurahan antang kecamatan manggala kota Makassar. Pengumpulan data dari beberapa sumber yaitu data perimer yaitu data volume lalu lintas dilakukan dengan cara manual oleh petugas pencacah pada titik yang telah ditetapkan, jumlah kendaraan dicatat dan perekaman tingkat kebisingan dengan menggunakan alat Sound Level Meter. Data sekunder yaitu penelusuran pustaka. Hasil pendataan diperoleh yaitu volume kendaraan lebih tinggi di hari jumat yaitu di jalan DR J Leimena yaitu 531 unit kendaraan, paling rendah di perumahan Bukit Baruga. Semakin banyak kendaraan semakin tinggi tingkat kebisingannya. Hasil pengukuran kebisingan di lokasi penelitian menunujukkan bahwa di daerah perumahan Bukit Baruga maksimum berkisar 53 dB, di LAN 63 dB dan di jalan Dr. J. Leimena-Jalan Antang Raya sekitar 65 dB, merujuk KEP.48/MENLH/11/1996, tanggal 25 November 1996. Kesimpulan penelitian ini adalah tingkat kebisingan adalah berbanding lurus dengan volume lalu lintas.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






