Siyasah Syariyah dan Fiqih Siyasah

Authors

  • Bayu Sagara Universitas Muhammadiyah Riau
  • Alvi Mahessa Universitas Muhammadiyah Riau
  • Robby Agus Pratama Universitas Muhammadiyah Riau
  • Fardan Ardinata Universitas Muhammadiyah Riau
  • Wismanto Universitas Muhammadiyah Riau

DOI:

https://doi.org/10.60126/maras.v2i1.185

Keywords:

Siyasah Syariyah, Fiqih Siyasah, Hukum Islam

Abstract

Hakikat konstitusi sangatlah penting karena merupakan dokumen formal. Walaupun dalam Al-Qur’an tidak ada ayat yang secara eksplisit memerintahkan atau mewajibkan umat islam untuk mendirikan negara, bahkan istilah daulah (negara) tidak pernah disinggung dalam Al-Qur’an, akan tetapi unsur-unsur dasar dalam masyarakat berbangsa dan bernegara dapat ditemukan didalamnya. Fiqih siyasah sebagai salah satu aspek hukum islam yang membicarakan pengaturan dan pengurusan kehidupan manusia dalam bernegara yang berkaitan dengan bagaimana hubungan manusia dengan Allah swt sebagai penguasa hakiki dan mutlak terhadap dunia, mengatur hubungan antara sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam. Dalam hal ini islam memandang negara tidak hanya berkaitan dengan dunia saja, tujuan pembentukan negara dalam membentuk hukum bertujuan untuk memelihara agama, jiwa, akal, keturunan dan memelihara harta.

Downloads

Published

2024-01-28

How to Cite

Sagara, B., Mahessa, A., Pratama, R. A., Ardinata, F., & Wismanto, W. (2024). Siyasah Syariyah dan Fiqih Siyasah. MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(1), 380–386. https://doi.org/10.60126/maras.v2i1.185

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>