Hubungan Antara Kebermaknaan Kerja dengan Keterikatan Kerja pada Guru di Kota Samarinda

Authors

  • Charlita Program Studi Psikologi, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
  • Evi Kurniasari Purwaningrum Program Studi Psikologi, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda
  • Siti Khumaidatul Umaroh Program Studi Psikologi, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.60126/maras.v4i3.1805

Keywords:

Makna Kerja, Keterlibatan Kerja, Guru

Abstract

Keterikatan kerja merupakan faktor penting dalam mendukung kualitas kinerja guru, terutama dalam menerapkan proses pembelajaran yang efektif. Guru dengan keterikatan kerja yang tinggi cenderung menunjukkan antusiasme, dedikasi, dan keterlibatan penuh dalam menjalankan tugas profesionalnya. Kebermaknaan kerja adalah persepsi individu tentang nilai dan makna pekerjaan yang mereka lakukan. Penelitian ini bertujuan untuk secara empiris mengetahui hubungan antara kebrmaknaan kerja dan keterikatan kerja di kalangan guru di Kota Samarinda. Penelitian ini melibatkan 110 guru ASN dan PPPK yang aktif mengajar di SMP Negeri 4 Samarinda, SMP Negeri 5 Samarinda, dan SMP Negeri 7 Samarinda. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik availability sampling. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan dua jenis skala, yaitu skala makna kerja menggunakan Work and Meaning Inventory (WAMI) berdasarkan teori Steger et al. (2012), dan skala work engagement menggunakan Utrecht Work Engagement Scale-9 (UWES-9) berdasarkan teori Schaufeli & Bakker, 2004. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS 26 untuk Windows. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara makna kerja dan keterlibatan kerja pada guru dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) dan nilai koefisien korelasi r = 0,457.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Charlita, C., Purwaningrum, E. K., & Umaroh, S. K. (2026). Hubungan Antara Kebermaknaan Kerja dengan Keterikatan Kerja pada Guru di Kota Samarinda. MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(3), 1340–1352. https://doi.org/10.60126/maras.v4i3.1805