Tata Kelola Akademik dan Ketergantungan Mahasiswa pada Generative AI di Perguruan Tinggi: Tinjauan Literatur Kritis

Authors

  • Firdaus Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Fitria Maharani Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Aisyah Khairunnisa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.60126/maras.v4i3.1686

Keywords:

Kecerdasan Buatan, Kemandirian Berpikir, Ketergantungan Mahasiswa, Pendidikan Tinggi, Tata Kelola Akademik

Abstract

Perkembangan Generative Artificial Intelligence (GenAI) di perguruan tinggi telah mengubah cara mahasiswa memperoleh informasi, menyelesaikan tugas, dan mendukung proses pembelajaran. Di samping memberikan kemudahan dan efisiensi, penggunaan GenAI yang tidak terarah menimbulkan persoalan terkait kemandirian belajar, kemampuan berpikir kritis, validitas informasi, integritas akademik, serta kesiapan tata kelola perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis ketergantungan mahasiswa terhadap GenAI dan tantangan tata kelola akademik perguruan tinggi dalam merespons perkembangan teknologi tersebut. Penelitian menggunakan metode tinjauan literatur kritis dengan menganalisis literatur ilmiah dan dokumen kebijakan yang relevan mengenai GenAI dalam pendidikan tinggi. Analisis dilakukan secara tematik melalui dua tema utama, yaitu dampak GenAI terhadap mahasiswa dan proses pembelajaran serta respons tata kelola perguruan tinggi terhadap penggunaan GenAI. Kedua tema tersebut dijabarkan ke dalam delapan subtema, meliputi dampak kognitif dan akademik, ketergantungan mahasiswa, perspektif mahasiswa, validitas informasi, integritas akademik, transformasi asesmen, tata kelola perguruan tinggi, serta literasi AI dan penggunaan AI yang bertanggung jawab. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan GenAI memberikan manfaat dalam mendukung efisiensi dan aktivitas belajar, tetapi ketergantungan yang tidak disertai kemampuan evaluasi kritis dapat menimbulkan risiko terhadap proses pembelajaran dan integritas akademik. Di sisi lain, perkembangan GenAI menuntut perguruan tinggi melakukan penyesuaian pada kebijakan akademik, desain asesmen, mekanisme evaluasi, dan pengembangan literasi AI.

Downloads

Published

2026-09-30

How to Cite

Firdaus, F., Maharani, F., & Khairunnisa, A. (2026). Tata Kelola Akademik dan Ketergantungan Mahasiswa pada Generative AI di Perguruan Tinggi: Tinjauan Literatur Kritis. MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 4(3), 1225–1237. https://doi.org/10.60126/maras.v4i3.1686