Peningkatan Lifetime Kuku Bucket Hensley XS50TV pada Excavator PC400 melalui Metode Hard Facing Menggunakan Elektroda Magnum 821

Authors

  • Bayu Aska Adil PT Saptaindra Sejati
  • Wibi Ernando PT Saptaindra Sejati
  • Nova Eko Harianto PT Saptaindra Sejati
  • Yuga Dinata PT Saptaindra Sejati

DOI:

https://doi.org/10.60126/jim.v4i8.1802

Keywords:

Hard Facing

Abstract

Kuku bucket tipe Hensley XS50TV pada excavator PC400 merupakan komponen Ground Engaging Tools (GET) yang mengalami keausan abrasif tinggi selama operasi penggalian tanah dan batuan. Keausan berlebih ini berdampak langsung pada penurunan efisiensi kerja serta peningkatan biaya operasional akibat tingginya frekuensi penggantian komponen. Penelitian ini bertujuan untuk memperpanjang masa pakai (lifetime) kuku bucket melalui aplikasi metode hard facing menggunakan teknik pengelasan busur manual (manual metal arc welding) dengan elektroda paduan berbasis besi-karbida. Pengujian dilakukan secara komparatif pada kondisi operasi lapangan aktual dengan mengamati parameter durasi operasional hingga mencapai batas keausan maksimum yang dibutuhkan operator terhadap material galian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lapisan hard facing dengan karbida keras yang terdistribusi dalam matriks logam ulet, sehingga memberikan kombinasi ketahanan aus dan ketangguhan terhadap beban impak. Pengaplikasian hard facing ini berhasil meningkatkan umur pakai kuku bucket lebih lama dibandingkan kuku bucket tanpa perlakuan. Kesimpulannya, penerapan metode hard facing secara efektif mampu mengurangi downtime dan biaya penggantian komponen, sekaligus menjadi solusi teknologi perawatan yang efisien untuk memperpanjang masa pakai kuku bucket excavator pada kondisi tanah yang sangat abrasif.

Downloads

Published

2026-08-14

How to Cite

Adil, B. A., Wibi Ernando, Harianto, N. E., & Dinata, Y. (2026). Peningkatan Lifetime Kuku Bucket Hensley XS50TV pada Excavator PC400 melalui Metode Hard Facing Menggunakan Elektroda Magnum 821. Jurnal Ilmiah Multidisipin, 4(8), 736–741. https://doi.org/10.60126/jim.v4i8.1802